SUKSESKAN RAPAT KERJA NASIONAL FEDERASI SERIKAT PEKERJA NIAGA, BANK, JASA, DAN ASURANSI, 19-20 NOPEMBER 2011
Tampilkan postingan dengan label 10. ARTIKEL KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 10. ARTIKEL KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Mei 2012

Sering Susah Tidur? Waspadalah dengan Penyakit-penyakit Ini

Orang yang sering susah tidur atau kurang tidur, memiliki risiko tinggi mengalami berbagai penyakit. Tak hanya kelelahan esok harinya, kurang tidur bisa mengakibatkan penyakit-penyakit yang mengancam jiwa.

Berikut beberapa penyakit yang perlu diwaspadai bila Anda sering kurang tidur, seperti dilansir prevention, Minggu (6/5/2012):

1. Penyakit jantung
Dalam sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam jurnal Sleep, peneliti di West Virginia University School of Medicine meninjau data dari 30.397 orang yang berpartisipasi dalam studi 2005 National Health Interview.

Peneliti menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam mengalami peningkatan risiko penyakit jantung. Secara khusus, wanita di bawah 60 tahun yang tidur 5 jam atau kurang setiap malam, memiliki risiko dua kali lipat untuk mengembangkan penyakit jantung.

2. Diabetes
Berdasarkan sebuah studi dalam jurnal Diabates pada 2011, peneliti dari Universitas Chicago dan Universitas Northwestern menemukan penderita diabetes tipe 2 yang kurang tidur di malam hari memiliki tingkat glukosa 9 persen lebih tinggi, tingkat insulin 30 persen lebih tinggi dan tingkat resistensi insulin 43 persen lebih tinggi.

Penderita diabetes dengan insomnia bahkan kondisinya lebih buruk, tingkat glukosanya bisa 23 persen lebih tinggi, tingkat insulinnya 48 persen lebih tinggi dan tingkat resistensi insulinnya 82 persen lebih tinggi daripada penderita diabetes yang tidak memiliki insomnia.

3. Kanker payudara
Peneliti di Tohoku University Graduate School of Medicine in Sendai, Jepang, mempelajari data dari hampir 24.000 wanita usia 40 tahun hingga 79 tahun dan mengetahui bahwa wanita yang tidur kurang dari 6 jam semalam memiliki risiko 62 persen lebih tinggi untuk kanker payudara.

4. Masalah pada saluran kemih
Dalam temuan dipresentasikan pada pertemuan American Urological Association, peneliti di New England Research Institute di Watertown, MA, meninjau data dari 4.145 pria paruh baya dan perempuan.

Hasilnya, lima tahun mengalami tidur gelisah atau terlalu sedikit (kurang dari 5 jam per malam) bisa meningkatkan 80 hingga 90 persen risiko seorang wanita terbangun di malam hari untuk buang air kecil (nokturia) atau menjadi mengompol.

Peneliti berteori bahwa kurang tidur menyebabkan peradangan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah pada saluran kemih.

5. Kanker usus besar
Dalam sebuah studi pada 1.240 orang yang dipublikasikan pada 2011, peneliti dari Case Western University menemukan orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam, 47 persen lebih berisiko memiliki polip kolorektal, yang bisa menjadi kanker, dibandingkan orang-orang yang memiliki jam tidur setidaknya 7 jam.

6. Kematian
Sebuah studi 10 tahun dari 16.000 orang oleh para peneliti di University of Copenhagen menghubungkan antara kurang tidur dan peningkatan risiko kematian. Hasilnya, ternyata pria yang melaporkan tidur buruk, khususnya di bawah 45 tahun, memiliki dua kali lipat risiko kematian dibandingkan pria yang cukup tidur.

Dan pria yang memiliki tiga atau lebih gangguan tidur malam memiliki risiko bunuh diri lima kali lebih tinggi dibandingkan pria yang tidurnya tidak terganggu. (mer/ir) 

sumber : http://health.detik.com/read/2012/05/06/160330/1910348/763/sering-susah-tidur-waspadalah-dengan-penyakit-penyakit-ini?991104topnews

Selasa, 27 Desember 2011

Sarapan Pertajam Daya Ingat

Sering lupa atau susah konsentrasi? Bisa jadi otak kurang mendapat nutrisi dari makanan yang tepat. Dengan sarapan yang cukup kinerja otak akan menjadi lebih baik dan daya konsentrasi juga meningkat.

Makanan tidak hanya berperan untuk menjaga metabolisme tubuh tetapi juga berperan aktif untuk membnatu daya kerja otak. Karena itu mulailah makan makanan sehat agar 'makanan' ke otak pun menjadi lebih baik.

Beberapa bahan makanan dan hal bisa Anda lakukan untuk mempertajam daya ingat. Sebaiknya konsumsi secara rutin agar daya kerja otak terjaga.

Kafein
Tingkat IQ tidak bisa dibuat namun zat tertentu seperti kafein bisa membantu lebih fokus dan daya ingat lebih tajam. Minum kopi, teh, cokelat atau minuman berkafein lainnya bisa membuat otak lebih berkonsentrasi dan fokus. Otak akan berada dalam posisi 'terjaga' setelah meminumnya.

Gula tingkatkan konsentrasi
Gula yang dimaksud bukanlah gula yang biasa ditambahkan ke dalam minuman atau makanan, melainkan glukosa yang didapat dari bahan makanan alami. Gula yang berasal dari karbohidrat ataupun buah-buahan, bisa mempertajam memori jangka pendek dan proses berpikir baik secara spontan.

Sarapan sebagai bahan bakar otak
Sarapan dapat meningkatkan daya ingat jangka pendek dan juga membuat otak lebih fokus. Pastikan anak A nda tidak pernah melewatkan sarapan meskipun hanya setangkup roti dan segelas susu. Sarapan tidak perlu banyak namun sebaiknya mengandung protein yang cukup.

Kacang dan cokelat
Konsumsi cokelat dan kacang-kacangan setiap hari dengan takaran yang cukup. Karena bisa memenuhi kebutuhan vitamin E serta antioksidan. Vitamin E yang cukup bisa mencegah terjadinya penurunan kognitif yang berkaitan dengan bertambahnya usia.

Alpukat dan biji-bijian utuh
Setiap organ tubuh tergantung pada aliran darah, terutama jantung dan otak. Makan diet tinggi biji-biian dan buah-buahan seperti alpukat dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular dan menurunkan kadar kolestrol jahat.

Terapkan diet sehat
Makan makanan bernutrisi bisa membantu meningkatkan kemampuan otak untuk lebih fokus dan berkonsentrasi. Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit juga bisa mengganggu konsentrasi. Banyak makan bisa membuat tubuh lemas, sedangkan kurang makan juga bisa memicu rasa lapar yang bisa mengganggu konsentrasi.

Terapkan pola hidup sehat
Ingin daya ingat lebih tajam dan fokus? Mulailah makan 100% bahan makanan alami seperti jus buah, roti gandum, ikan salmon, dan secangkir kopi secara rutin. Selain itu, waktu tidur yang cukup membuat otak lebih segar.Olah raga teratur juga bisa membuat tubuh lebih santai dan suplai oksigen ke otak pun akan cukup.


(Odi/Odi)

sumber : http://www.detikfood.com/read/2011/10/27/203546/1754388/900/sarapan-pertajam-daya-ingat

Sarapan Membuat Orang Panjang Umur

Sudah sarapan pagi ini? Kalau belum, sebaiknya isi perut dengan roti, nasi goreng atau bubur. Jangan lewatkan sarapan. Meskipun porsinya kecil sarapan punya sejumlah manfaat dahsyat.

Makan sarapan dapat mencerahkan kulit dan menjaga sistem kekebalan tubuh. Pilihan menu sarapan juga harus lengkap, mengandung protein, sera, lemak dan karbohidrat. Mengganti jam makan dalam sehari bisa berakibat resiko obesitas, penyakit jantung, dan mengganggu kecerdasan.
Inilah alasan mengapa sarapan itu sangat penting:

Meningkatkan Kerja Otak
Selama tidur kita tidak akan makan atau sama saja berpuasa. Sebenarnya otak membutuhkan pasokan segar glukosa (gula darah) sebagai bahan bakar. Kurangnya gula darah akan mempengaruhi kerja otak dan akan mengalami kesulitan konsentrasi. Sarapan sangat penting untuk menormalkan gula darah.

Dapatkan Nutrisi Esensial
Menu sarapan diperkaya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap sehat setiap hari. Nutrisi seperti folat, zat besi, vitamin B, serat dan kebutuhan lainnya diperoleh melalui makanan. Melewatkan sarapan akan rugi karena tubuh tidak akan mendapatkan nutrisi yang lengkap.

Jantung Menjadi Sehat
Makan sarapan juga akan menjaga jantung tetap sehat, mencegah diabetes dan menurunkan tekanan darah. Mereka yang melewatkan sarapan cenderung memiliki kadar kolesterol yang tinggi, yang merupakan faktor resiko utama penyebab penyakit jantung. Bagi yang sarapan cenderung mendapatkan serat dan sedikit lemak.

Mengurangi Sindrom Metabolik
Sajian menu lengkap (nasi, sayuran, lauk hewani dan lauk nabati) pada sarapan dapat membantu mencegah gangguan sindrom metabolik seperti obesitas dan resistensi insulin.

Mengurangi Kemungkinan Gangguan Makan
Sarapan bisa diartikan sebagai buka puasa karena selama tidur kita tidak mendapat asupan makanan sedikitpun. Sebuah penelitian di Australia menemukan, gadis berumur 13 tahun rata-rata lebih puas dengan bentuk tubuhnya karena mereka makan pagi secara teratur. Makan secara teratur bertujuan untuk mengendaliakn berat badan.

Meningkatkan Sistem Kekebalan
Untuk melawan flu perlu istirahat dan menikmati menu sarapan . Sebuah penelitian di Belanda menunjukkan bahwa sarapan akan meningkatkan “gamma-interferon” yaitu hormon berupa protein sejenis glikoprotein sebagai antivirus alami yang secara langsung dapat mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh. Melewatkan sarapan dapat menurunkan kadar gamma-interferon sebanyak 17%.

Menyehatkan Kulit
Telur adalah sajian sarapan yang sangat baik dan banyak digemari. Telur sangat baik untuk kesehatan kulit. Kandungan lutein, antioksidan karotenoid yang terdapat didalam telur dapat membantu kulit menjadi kenyal dan melindungi sel-sel kulit dari kerusakan radikal bebas. Satu butir telur sehari sudah mencukupi kebutuhan lutein sebesar 26%.

Menjaga Nafsu Makan
Hubungan emosional pada makanan akan membuat kita selalu ingin makan sehingga akan mempengaruhi berat badan. Sarapan dapat membantu mencegah makan terlalu banyak dan upaya mencegah rasa lapar yang berlebihan di siang hari.

Stabilkan Tingkat Energi
Keseimbangan karbohidrat, protein, dan serat adalah kunci untuk sarapan sehat, dan makan makanan dengan komponen ini akan meningkatkan energi dalam tubuh. Sarapan akan menyimpan glikogen baru untuk membentuk energi. Dengan sarapan akan terbentukj energi sekitar 25%.

Hidup Lebih Lama
Makan satu buah apel bisa membuat anda selalu sehat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang hidup hingga usia 100 tahun adalah mereka yang konsisten atau selalu makan sarapan. Selain itu mereka yang sering sarapan juga cenderung menjauhkan kebiasaan buruk seperti merokok dan minum-muniman keras. Dengan sarapan tubuh akan memiliki kesempatan untuk menangkal penyakit.


(Odi/Odi)

sumber : http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=3059574864807518719#editor/target=post;postID=6600860771680078710

Selasa, 06 Desember 2011

Ini Dia Kebiasaan Buruk 'Perusak' Kesehatan

Berdasarkan survei terbaru Chartered Society of Physiotherapy (CSP), ditemukan beberapa kebiasaan buruk pekerja yang dapat merusak kesehatan. Apa saja?

Satu dari empat pekerja mempertaruhkan kesehatan mereka akibat bekerja sepanjang hari tanpa beristirahat. Sepertiga dari mereka bahkan mengalami gangguan kesehatan karena melewatkan makan siang akibat beban pekerjaan yang bertumpuk.

Kebiasaan buruk lainnya yang juga diklaim organisasi tersebut dapat merusak kesehatan adalah bekerja di posisi yang sama dalam jangka waktu yang terlalu lama serta memaksakan diri untuk bekerja ketika kondisi sedang sakit atau stres.

Menurut CSP, dampak jangka panjang yang mungkin dialami para pekerja tersebut adalah menderita sakit punggung, obesitas, depresi, jantung, dan stroke. Karena itu CSP memperingatkan agar para staf pekerja dan pengusaha sebaiknya mengadopsi praktek kerja yang sehat.

"Bekerja baik untuk kita karena dapat memberikan kontribusi untuk kesejahteraan fisik dan mental. Namun bukan berarti saat lembur Anda tidak memiliki waktu atau energi untuk menjaga kesehatan sendiri ataupun memaksakan diri untuk bekerja ketika sedang sakit," ujar Phil Gray, Chief Executive dari CSP.

Hal senada juga disampaikan oleh Ben Willmott, dari Chartered Institute of Personnel and Development. Menurutnya, hasil temuan ini bisa menjadi alarm peringatan bagi para pekerja.

"Tingkat tekanan tertentu saat di tempat kerja tentu saja diperbolehkan,” ungkapnya.

"Tetapi bila tekanan yang dihadapi pekerja secara teratur melebihi kemampuan mereka untuk mengatasinya, dalam kata lain stres, kemungkinan bisa mengarah pada kondisi seperti depresi, anxiety, dan penyakit jantung." [mor]

sumber : inilah.com

Terlalu Banyak Duduk Bikin Pantat Makin Lebar

Banyak makanan dan kurang olahraga merupakan faktor utama pemicu kegemukan secara umum. Namun kegemukan di bagian tertentu juga berhubungan dengan faktor lain, misalnya di bagian pantat yang dipicu oleh kebiasaan duduk terlalu lama.

Tekanan yang konstan dan terus menerus di pantat diyakini turut memicu tumpukan lemak yang membuat bagian tersebut tampak makin lebar. Seseorang yang banyak duduk biasanya memang kurang bergerak, namun dalam hal ini faktor tekanan lebih dominan memicu kegemukan di bagian pantat.

Sebelum lemak terbentuk, jaringan pantat memiliki calon-calon lemak yang disebut sel preadiposit. Kecepatan tubuh mengubah bakal lemak tersebut menjadi sel-sel lemak dipengaruhi banyak faktor, salah satunya adalah tekanan ketika duduk atau berbaring dengan posisi tertentu.

Bagian tubuh yang mendapat tekanan lebih besar secara konstan cenderung membentuk timbunan lemak lebih cepat dibanding bagian lain. Itulah sebabnya, seseorang yang selalu duduk sepanjang hari akan memiliki pantat lebih lebar dibandingkan yang hanya sesekali duduk.

Teori tersebut dibuktikan oleh Prof Amit Gefen, seorang pakar kegemukan dari Tel Aviv University baru-baru ini. Ia mengamati proses pembentukan jaringan lemak tubuh pada sejumlah penderita kelumpuhan akibat cedera lalu mengalami kerusakan saraf tulang belakang.

Para penderita kelumpuhan umumnya hanya bisa duduk sepanjang hari, sebagian lainnya hanya bisa berbaring. Dibandingkan pada bagian tubuh lainnya, jaringan lemak teramati lebih cepat terbentuk pada bagian tubuh yang mendapat tekanan terus menerus misalnya pantat.

"Ada banyak Kegemukan bukan cuma soal keseimbangan kalori. Sel lemak membentuk trigliserida (komponen lemak yang paling banyak ditimbun pada orang gemuk) lebih banyak ketika sel tersebut mendapat tekanan," ugnkap Prof Gefen seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (6/12/2011).

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam American Journal of Physiology - Cell Physiology. (up/ir)


sumber : http://www.detikhealth.com

Sabtu, 22 Oktober 2011

Hiiii... Kulkas Ternyata Jadi Sarang Kuman

Kulkas yang sering digunakan untuk menyimpan bahan makan dirumah tanpa disadari ternyata menjadi sarang kuman. Pasalnya bakteri mematikan seperti E. Coli salmonella justru hidup di sekitarnya. Benarkah?

Berdasarkan penelitian para peneliti dari Eropa yang mengambil sampel dari rak penyimpan sayuran dan buah dari 30 buah lemari es dan menemukan sedikitnya terdapat 7.850 koloni bakteri per satu centimeter persegi.

"Tujuan lemari es adalah untuk menjaga agar makanan tetap aman dan meminimalkan kesempatan bakteri dan jamur untuk tumbuh, sehingga sangat mengkhawatirkan bila terjadi masalah tersebut," ujar Paul McDonnell, ahli mikrobial dari perusahaan Microban Europe.

McDonell juga menambahkan performa lemari es dalam melindungi makanan tidak akan optimal, terutama di suhu panas, karena temperatur tinggi dapat menggandakan perkembangan bakteri dan jamur.

"Suhu rendah dalam lemari es dapat mencegah pertumbuhan bakteri jika dibarengi dengan pembersihan secara rutin. Jika bakteri dibiarkan di tempat yang kotor dan jarang dibersihkan, maka bakteri dan jamur akan dengan mudah berkembang biak," tambah McDonell. [mor]

sumber : http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1788195/hiiii-kulkas-ternyata-jadi-sarang-kuman

Seks Sehat Jadikan Hidup Lebih Baik

Kebanyakan orang mempunyai kehidupan seks yang sehat, hanya karena menikmatinya. Tapi, ternyata ada manfaat kesehatan yang besar dari seks yang mungkin mengejutkan.

Untuk mencapai suasana hati yang positif, orang cenderung mengacu pada umur panjang, kesehatan yang baik atau produktivitas kerja meningkat. Padahal, untuk merasa lebih baik, dengan hidup lebih lama dan bekerja lebih baik, orgasme satu atau dua kali sepekan mungkin merupakan cara yang efektif dan pastinya menyenangkan.

Mengurangi Stres
Kebahagiaan bukan seks itu sendiri, tapi seks memainkan peran dalam kebahagiaan manusia. Sebuah survei terbaru mengungkapkan bahwa orang yang berhubungan seks lebih sering, merasa lebih nyaman, lebih bahagia dan dapat belajar untuk menangani stres lebih baik. Mungkin istilah "frustrasi seksual" memang benar mempengaruhi seseorang.

Tekanan darah rendah dan pengurangan stres secara keseluruhan adalah manfaat kesehatan yang signifikan dari seks, menurut para peneliti dari Skotlandia yang melaporkan temuan mereka dalam jurnal Biological Psychology.

Para peneliti meneliti dua kelompok wanita dan pria yang menyimpan catatan aktivitas seksual mereka, kemudian menempatkan mereka dalam situasi stres, seperti berbicara di depan umum dan melakukan aritmatika lisan, serta mencatat respon tekanan darah terhadap stres. Mereka yang terlibat dalam hubungan seks menunjukkan respon lebih baik terhadap stres, dibandingkan mereka yang jarang terlibat dalam perilaku seksual lain atau abstain.

Umur lebih panjang
Orgasme dua kali dalam sepekan, bisa meningkatkan umur. Hormon DHEA (Dehydroepiandrosterone) meningkat atas respons terhadap rangsangan seksual, khususnya orgasme. DHEA dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki jaringan, meningkatkan kognisi, menjaga kulit tetap sehat, dan berfungsi sebagai antidepresan. Jadi, berhubungan seks secara teratur dapat menambah usia seseorang.

Sebuah studi yang diterbitkan British Medical Journal menemukan bahwa pria yang berhubungan seks kurang dari sekali per bulan, berpotensi meninggal dua kali lebih banyak dalam periode 10 tahun kemudian, dibanding mereka yang melakukan hubungan seks sekali per pekan.

Para peneliti juga menemukan bahwa melakukan hubungan seks dua kali atau lebih dalam sepekan dapat mengurangi risiko serangan jantung fatal hingga separuhnya untuk laki-laki. Hal ini dibandingkan mereka yang berhubungan seks kurang dari sekali sebulan. Demikian publikasi Journal of Epidemiology and Community Health.

Membakar Kalori
Percaya atau tidak, hubungan seksual dapat membakar rata-rata 150 kalori setiap setengah jam. Katakanlah, rata-rata pasangan melakukan hubungan seks selama kurang lebih 30 menit, tiga kali sepekan. Maka, sebanyak 450 kalori akan dibakar.

Menyembuhkan sakit kepala
Diantara manfaat kesehatan seks, salah satunya adalah kemampuannya untuk meredakan nyeri. Dengan demikian, ilmu pengetahuan telah menawarkan alasan untuk melenyapkan alasan sakit kepala. Pasalnya, hormon oksitosin tersekresi dalam tubuh setiap kali beraktivitas seksual. Sekresi ini menyebabkan keluarnya endorfin, atau hormon seperti bahan kimia yang memiliki kemiripan fungsi seperti morfin.

Ketika seseorang terangsang atau merasa senang, tingkat oksitosin meningkat. Studi menunjukkan bahwa peningkatan kadar oksitosin dapat mengurangi rasa sakit / sakit kepala, meningkatkan dan mengurangi nyeri PMS tubuh secara keseluruhan.

Meningkatkan imunitas dan menghindari sakit
Berhubungan seks sekali atau dua kali sepekan telah dikaitkan dengan tinggnya tingkat antibodi yang disebut immunoglobulin A atau IgA, yang menghindarkan dari pilek dan infeksi lainnya.

Para ilmuwan Wilkes University di Wilkes-Barre, Pennsylvania, mengambil sampel air liur yang mengandung IgA dari 112 mahasiswa yang melaporkan frekuensi aktivitas seksual. Mereka yang berada dalam kelompok "sering", yakni sekali atau dua kali sepekan, menunjukkan tingkat IgA yang lebih tinggi daripada kelompok yang dilaporkan berpuasa atau berhubungan seks kurang dari sekali sepekan.

Meningkatkan kinerja
Penelitian menunjukkan bahwa kehidupan seks yang sehat dan menyenangkan dapat membuat kinerja karyawan lebih baik. Studi Dr Helen Fisher dari Chemistry.com, menemukan bahwa dari 40 ribu orang yang diperiksa, mereka yang memiliki kehidupan seks baik, bernasib lebih baik di tempat kerja juga.

"Selain menjadi aktivitas dan penghilang stres, seks memicu pelepasan sejumlah bahan kimia otak yang berharga," kata Fisher. "Dari peningkatan pemecahan masalah akibat tingkat dopamin tinggi, hingga meningkatkan keterampilan kerja sama tim karena banjir oksitosin, ada sejumlah manfaat positif yang dapat meningkatkan kinerja di tempat kerja."

Studi menunjukkan bahwa setelah berhubungan seks, laki-laki menerima dorongan dari oksitosin, yang kerap disebut hormon cinta . Selain vasopresin, bahan kimia yang menghasilkan perasaan kepercayaan, keterikatan dan ketenangan. Peneliti melihat bahan kimia ini dapat membantu seseorang menjadi lebih menyenangkan di kantor.

Peneliti dari University of Pittsburgh melakukan penelitian yang mengevaluasi 59 wanita premenopause sebelum dan sesudah kontak hangat dengan suami mereka, dan menemukan bahwa tingkat hubungan yang lebih tinggi memicu tingkat oksitosin yang lebih tinggi.

Kebanyakan orang yang menikmati dosis reguler seks, menyampaikan bahwa mereka tidur lebih baik pada malam hari dan merasa sehat dan segar sepanjang hari. Jadi saat Anda merasa down dan frustrasi di tempat kerja, cobalah bekerja di kamar tidur di rumah Anda. Rekan kerja Anda akan merasakan perbedaannya. [ast]

sumber : http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1788166/seks-sehat-jadikan-hidup-lebih-baik

Jumat, 07 Oktober 2011

5 Makanan yang Membuat Anda Sulit Tidur

Tidur yang berkualitas merupakan kunci utama untuk dapat berpikir jernih dan merasa rileks. Kurangnya waktu tidur bisa buat Anda merasa sedih dan sensitif, dan apabila tidak segera ditangani bisa mengakibatkan depresi dan mengganggu kesehatan fisik.

Namun, memiliki waktu tidur yang cukup memang bukan hal yang bisa dibilang mudah. Banyak hal yang bisa membuat Anda sulit tidur, salah satunya konsumsi makanan yang tidak tepat. Dilansir Care2, berikut ini lima makanan yang sebaiknya Anda hindari jika ingin dapatkan tidur yang nyenyak.

1. Cokelat
Secangkir minuman cokelat hangat di malam hari mungkin akan terasa nikmat. Tapi efeknya, Anda bisa sulit tidur semalaman. Walaupun hanya sekeping cokelat, kafein yang terdapat di dalamnya bisa membuat Anda sulit tidur. Terlebih lagi jika usia Anda yang sudah di atas 30 tahun. Seiring bertambahnya usia, orang akan semakin sensitif terhadap kafein seminimal apapun kadarnya. Selain itu, cokelat juga mengandung tyrosine, asam amino yang membentuk neutrotransmiter cathecolamine, yang berfungsi membuat seseorang dalam keadaan terjaga.

2. Daging Olahan
Daging-daging olahan seperti daging asap, burger atau sosis mengandung asam amino tyramine yang cukup tinggi. Zat ini akan memicu otak untuk melepas norepinephrine, yang membuat Anda selalu terjaga semalaman suntuk. Pilihlah daging ikan, ayam atau daging sapi segar untuk makan malam, bukan yang sudah mengalami proses pengawetan.

3. Minuman Energi
Minuman energi tinggi akan kafein, serta meningkatkan adrenalin dan kewaspadaan. Studi terbaru menunjukkan, bahkan ketika Anda meminumnya di siang hari, jika dikombinasikan dengan minuman lain yang berkafein tinggi seperti kopi atau teh, Anda akan sulit memejamkan mata hingga malamnya.

4. Saus Tomat, Cabai, Pizza dan Makanan Pedas
Selain sistem pencernaan yang akan terganggu di malam hari, makanan asam dan pedas juga bisa menyebabkan efek refluks dan heartburn yang bisa mengganggu kenyamanan Anda tidur. Dikutip dari detikhealth, refluks adalah aliran urin yang abnormal dari kandung kemih kembali ke tabung (ureter) yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Normalnya, urin hanya mengalir turun dari ginjal ke kandung kemih.

Sedangkan heartburn adalah sensasi terbakar yang menyakitkan tepat di bawah atau di belakang tulang dada yang biasanya berasal dari kerongkongan. Rasa sakit ini sering naik ke dada dan menyebar ke leher atau tenggorokan, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan sangat mengganggu.

5. Minuman Beralkohol
Segelas-dua gelas wine setelah makan malam, mungkin akan membuat Anda lebih rileks. Tapi beberapa jam kemudian, Anda akan sulit dapatkan tidur yang berkualitas. Hal ini karena minuman beralkohol meningkatkan produksi urin sehingga membuat kita sering bolak balik kamar mandi di malam hari. Akibatnya, tubuh pun bisa mengalami dehidrasi.

Tertarik dengan glow cream dari Etude ini? Anda harus sabar menunggu hingga bulan depan. Menurut Yeni Maria, managing director Etude, November mendatang rangkaian produk 'Nymph Aura' bukan hanya merilis glow cream, ada juga blush on cair, lipstik, lip gloss dan cat kuku. Semua koleksi tersebut memberikan cahaya yang membuat tampilan bak bintang Korea.

(hst/hst)

Mengenal Migrain dalam 10 Menit

Siapa sih yang mau sakit? Tentunya semua orang ingin sehat terus. Tapi seperti roda kehidupan, kadang di atas, kadang di bawah. Nah, manusia pun suatu saat sehat dan suatu ketika sakit. Salah satu penyakit yang sering diderita adalah migrain.

Saat migrain menyerang, lebih baik tenang menghadapinya. Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang migrain dalam 10 menit. Dengan mengetahui migrain diharapkan penderitanya bisa untuk mengatasi migrain:

 Menit ke-1:

Tahukah Anda ternyata faktor hormonal dapat sebagai pencetus migraine. Misalnya saja saat wanita sedang menstruasi, saat terjadinya pelepasan sel telur (ovulasi), penggunaan obat-obatan kontrasepsi oral (diminum), dan saat seseorang menjalani terapi sulih hormon.

Menit ke-2:

Pemicu lain yaitu faktor makanan atau diet, seperti alkohol, adanya kandungan MSG (monosodium glutamate) dalam bahan pangan, daging yang mengandung nitrate, aspartame, coklat, keju yang telah basi, tidak sarapan.

Menit Ke-3:

Faktor psikologis juga berperan sebagai pemicu migraine, misalnya stres, kondisi yang serba menekan, ketegangan psikis, setelah liburan atau akhir pekan, cemas, khawatir, depresi.

Menit ke-4:

Lingkungan fisik juga berperan penting sebagai pemicu migraine, misalnya:cahaya yang menyilaukan, sinar yang begitu terang, stimulasi visual, seperti kilat, suara halilintar, sesuatu yang bisa berpendar (fluorescent lightening), bau busuk, perubahan cuaca atau iklim, ketinggian, mandi keramas, cuci rambut.

Menit ke-5:

Higiene tidur juga berperan memicu migraine, misalnya kurang tidur, tidur berlebihan, posisi tidur yang kurang tepat, dan sebagainya.

Menit ke-6:

Obat-obatan juga dapat sebagai faktor pemicu migraine, misalnya nitroglycerin, histamine, reserpine, hydralazine, ranitidine, estrogen.

Menit ke-7:

Berbagai faktor lain juga menyebabkan timbulnya migraine, misalnya trauma kepala (terjadi benturan, kecelakaan yang mengenai kepala), latihan fisik, kelelahan, begadang, terlalu banyak lembur, pola atau gaya hidup yang kurang seimbang.

Menit ke-8:

Milikilah harapan atau impian yang realistis. Jadi ketika apa yang kita kejar tidak tercapai, maka kita tak terlalu kecewa.

Menit ke-9:

Berhentilah untuk shopping doctors. Hendaknya kita bersabar bila terserang migraine dan mematuhi petunjuk atau nasihat dokter. Kalau belum sembuh, berkonsultasilah lagi ke dokter yang sama, jangan suka berganti-ganti dokter alias 'belanja dokter'.

Menit ke-10:

Yang terakhir namun tak kalah penting, jangan terlalu sering mengeluh. Karena hanya Dia yang tahu apa yang terbaik buat umatnya. Bisa jadi penyakit migraine yang diderita ini dapat menaikkan derajat kita disisi sang pencipta. Selalu ada hikmah di balik penyakit.

Tentunya tips di atas takkan berguna bila tidak dilaksanakan secara berkesinambungan.

dr. Dito Anurogo
Office: Keluarga Sehat Hospital, JL. P. Sudirman 9 Margorejo Pati Jawa Tengah

sumber : detik.com

Minggu, 25 September 2011

Teknik Menurunkan Berat Badan dengan Jalan Pagi

Jalan kaki di pagi hari adalah cara sederhana untuk membuat tubuh tetap bugar. Selain membuat tubuh segar sepanjang hari, jalan di pagi hari juga bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Bagaimana caranya?

Ketika tidur, metabolisme tubuh melambat sepenuhnya. Jalan pagi adalah cara terbaik untuk memulai meningkatkan metabolisme. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa orang yang terbiasa berjalan di pagi hari memiliki tingkat metabolisme yang lebih baik daripada orang yang tidak berjalan sama sekali.

Berikut cara menjadikan jalan kaki sebegai salah satu usaha untuk menurunkan berat badan, seperti dilansir Livestrong, Kamis (7/9/2011):

Langkah 1
Makan sarapan bergizi atau makanan kecil sebelum berjalan, seperti yogurt dengan kenari atau segenggam biskuit rendah lemak dengan selai kacang, menurut rekomendasi Mayoclinic.com. Keseimbangan protein dan karbohidrat akan menjadi bahan bakar yang membantu mencegah cedera dan memperbaiki stamina.

Langkah 2
Pada tahap awal, cobalah berjalan selama 30 menit dalam 3 hari dalam seminggu.

Langkah 3
Tetap makan makanan dengan gizi seimbang seperti biji-bijian, buah segar dan sayuran dan protein tanpa lemak untuk setiap kali makan. Mengonsumsi makanan dengan kalori lebih sedikit dan menggabungkan latihan berjalan akan dengan cepat menurunkan berat badan Anda.

Langkah 4
Tambahkan interval kecepatan berjalan atau dengan sedikit berlari agar tubuh menjadi lebih kuat. Jika Anda memiliki lebih banyak waktu, tambahkan interval waktu jalan kaki di pagi agar membakar lebih banyak kalori dan memberikan latihan ekstra untuk otot.

Langkah 5
Cobalah berjalan dengan mengambil langkah besar ke depan dengan kaki dan lutut kaki kanan sedikit ditekuk. Pegang bokong lalu ambil langkah besar dengan kaki kiri, ayunkan rendah ke tanah. Tekuk lengan dan kepalkan tangan kemudian ayunkan lengan saat kaki bergerak. Lanjutkan 1 menit, jaga kedua lutut dan siku tetap ditekuk. (mer/ir) 

sumber : detik.com

Ini Dia Alasan Kenapa Olahraga Pagi Lebih Oke

Olahraga saat pagi hari tentu banyak tantangannya, seperti harus bangun lebih pagi. Tapi sebaiknya mulailah mencoba olahraga di pagi hari, karena ada banyak manfaat yang bisa didapatkan.

Berolahraga di pagi hari memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan atau jadwal sehari-hari. Serta udara yang didapatkan masih terbilang lebih bersih sehingga baik untuk paru-paru.

Selain itu cahaya matahari yang memasuki retina mata di pagi hari akan merangang jalur saraf ke otak sebagai sinyal awal dari fungsi-fungsi tubuh, dan juga membantu memulai fungsi metabolik seperti memicu melepaskan hormon yang mempengaruhi nafsu makan, tekanan darah dan siklus tidur-bangun.

Berikut ini manfaat-manfaat lain yang bisa didapatkan jika menyempatkan diri untuk berolahraga di pagi hari, seperti dikutip dari Livestrong, Sabtu (24/9/2011) yaitu:

1. Membantu orang lebih konsisten
Umumnya sedikit gangguan yang muncul di pagi hari sehingga kegiatan ini jarang mendapatkan halangan, dibandingkan jika seseorang berolahraga sore hari atau selepas pulang kerja. Selain itu umumnya orang sudah merasa lelah bekerja sehingga kecenderungan untuk absen berolahraga lebih besar.

2. Mendapatkan lebih banyak energi
Olahraga di pagi hari akan meningkatkan suasana hati (mood) dan energi selama berjam-jam setelahnya. Kondisi ini membantu orang lebih siap menghadapi tantangan kerja atau apa pun yang dihadapi di siang hari. Jika berolahraga di malam hari akan membuat suhu tubuh meningkat dan bisa mengganggu waktu tidur.

3. Membakar kalori lebih baik
Setelah berolahraga tubuh akan tetap membakar kalori pada tingkat yang lebih tinggi karena masih melakukan aktivitas fisik lainnya. Saat bekerja, tubuh akan menggunakan energi lebih efisien dan merampingkan massa otot.

4. Lebih sepi saat ke pusat kebugaran
Umumnya orang pergi ke pusat kebugaran saat sore atau malam hari sehingga akan lebih banyak orang yang kadang membuat seseorang harus mengantri untuk menggunakan alat olahraga. Tapi jika di pagi hari, maka tak perlu menunggu jika ingin menggunakan alat dan olahraga yang dilakuakn akan lebih efektif. (ver/ir) 

sumber : detik.com

Setelah Menikah Orang Cenderung Lebih Jarang Berolahraga

Pernikahan nampaknya mempengaruhi aktifitas fisik seseorang. Pasangan yang telah menikah ternyata lebih enggan berolahraga atau sekedar fitness dibandingkan yang masih lajang.

Survei yang diselenggarakan oleh Departemen Kesehatan Inggris menemukan bahwa hanya 27 persen orang dewasa yang meluangkan waktunya selama 150 menit untuk melakukan aktivitas fisik setiap minggu.

Sebagian besar dari partisipan yang tak meluangkan waktunya itu adalah orang yang telah menikah, yaitu 76 persen laki-laki dan 63 persen wanita. Hal ini kemungkinan karena setelah menikah, pasangan ini merasa tidak perlu lagi mengasah atau menjaga diri agar fisiknya menjadi sempurna atau karena merasa terbebani oleh tanggung jawab yang lebih banyak.

"Akhir pekan merupakan kesempatan yang sangat baik untuk membawa seluruh keluarga pergi bersama dan menikmati lingkungan alam," ujar Dr. Len Almond dari St Mary University College, seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (24/9/2011).

Sementara itu Menteri Kesehatan Inggris, Lord Howe menuturkan tetap aktif tidak hanya mampu meningkatkan kesehatan, tapi juga membuat seseorang merasa lebih baik.

Untuk itu diperlukan seruan bagi orang dewasa untuk meningkatkan aktifitas rutinnya atau memperbanyak kegiatan multi-tasking seperti pekerjaan rumah tangga atau menyetrika sambil menonton TV. Salah satunya melalui kampanye 'Get Going' agar masyarakat Inggris lebih banyak beraktivitas dan berolahraga.

"Saya berharap kampanye baru ini mendorong setiap orang untuk menemukan cara-cara baru yang fleksibel untuk meningkatkan tingkat aktivitas mereka sendiri," ungkapnya.

Meski begitu ada juga kabar gembira bagi orang yang telah menikah. Sebuah penelitian yang dilakukan para peneliti dari University of Rochester, New York, menemukan bahwa rumah tangga yang bahagia tiga kali lipat meningkatkan risiko seseorang untuk bertahan hidup setelah operasi jantung.

Sedangkan para peneliti AS melaporkan dalam jurnal Health Psychology bahwa pernikahan yang baik bermanfaat untuk kesehatan jantung, sama seperti berhenti merokok dan menjaga tekanan darah tetap normal.

(ver/ir)

sumber : detik.com

Urutan Lahir Mempengaruhi Kepribadian dan Bahkan Karir

Perkembangan kepribadian seorang anak sedikit banyak turut dipengaruhi oleh urutan lahir, misalnya anak pertama cenderung lebih dominan dibanding adik-adiknya. Kecenderungan ini terbawa sampai dewasa, bahkan turut mempengaruhi karir.

Sebuah survei yang melibatkan 5.708 karyawan di berbagai negara menunjukkan, anak pertama cenderung lebih berpeluang menjadi pimpinan di perusahaannya. Demikian juga penghasilannya, anak pertama cenderung digaji lebih banyak dibanding anak kedua dan seterusnya.

Para ahli meyakini, kecenderungan ini terbentuk bersamaan dengan perkembangan kepribadian sejak dari lingkungan keluarga. Sejak kecil, anak pertama atau anak sulung sering dikondisikan untuk menjadi panutan bagi saudara-saudaranya yang lebih muda.

"Di keluarganya, anak pertama cenderung tampil sebagai sosok pemimpin bagi adik-adiknya, lalu sifat ini terbawa di lingkungan kerja," ungkap Michael Erwin, konsultan karir dari CareerBuilder.com seperti dikutip dari Foxnews, Minggu (25/9/2011).

Hasil survei yang dilakukan melalui situs CareerBuilder.com ini juga mengungkap, anak tengah cenderung memulai karir dari entry level atau tingkat terendah. Banyak juga yang akhirnya terus karirnya menanjak hingga level tertinggi, namun pada intinya cenderung melalui tahapan yang lebih lambat.

Kecenderungan ini sesuai dengan sifat anak tengah, yang biasanya sangat diandalkan untuk jadi penengah jika terjadi perselisihan dalam keluarganya. Sifatnya yang penyabar membuatnya cenderung melakukan segala sesuatu dengan aman, sesuai prinsip biar lambat asal selamat.

Anak bungsu atau anak terakhir cenderung tumbuh sebagai pribadi yang berjiwa bebas, sehingga tak jarang memulai karirnya langsung sebagai pimpinan di tingkat menengah atau middle management. Di dalam keluarganya, anak bungsu biasanya tidak terlalu dibebani oleh tuntutan orangtua.

Selain urutan lahir, pola asuh orangtua tentunya juga sangat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak. Seperti yang pernah ditulis detikHealth sebelumnya, beberapa tipe pola asuh orangtua adalah sebagai berikut.
  1. Pola asuh yang otoriter, ditandai dengan orangtua yang melarang anaknya dengan mengorbankan kebebasan anak
  2. Pola asuh yang permisif, ditandai dengan adanya kebebasan tanpa batas pada anak untuk berbuat dan berperilaku sesuai dengan keinginannya
  3. Pola asuh yang demokratis, biasanya ditandai dengan adanya sikap terbuka antara orangtua dan anaknya.
(up/ir)

sumber : detik.com

Cedera-cedera Fatal Akibat Masturbasi

Masturbasi umumnya lebih sering dilakukan oleh kaum laki-laki. Tapi sebaiknya berhati-hati dalam melakukannya, karena ada beberapa cedera fatal akibat masturbasi.

Studi baru yang diterbitkan dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine menemukan bahwa remaja laki-laki melakukan masturbasi lebih sering dibanding gadis remaja.

Meskipun kegiatan ini tidak menimbulkan bahaya, tapi tetaplah berhati-hati dalam melakukannya karena ada beberapa kasus cedera atau kecelakaan fatal yang terjadi pada laki-laki akibat masturbasi, seperti dikutip dari Menshealth.com, Sabtu (24/9/2011) yaitu:

1. Laki-laki yang memasukkan barang ke kandung kemih
Seorang pria berusia 40 tahun memasukkan tabung ke dalam kandung kemihnya untuk masturbasi. Tapi sayangnya tabung tersebut justru terjebak di dalam uretra selama 2 tahun hingga akhirnya harus dilakukan pembedahan.

"Ini lebih umum daripada yang Anda pikir. Saya pernah menemukan pasien yang memasukkan tanaman lidah buaya ke dalam uretranya yang diklaim bisa memberinya perasaan menyenangkan dan menenangkan," ujar Dr Judd Moul, kepala bedah urologi dari Duke University medical center.

Dr Moul mengungkapkan kasus seperti itu sering ditemukan, ia memperkirakan ada sekitar 2-3 kasus serupa dalam setahun. Ia menyarankan untuk tidak melakukan hal ini karena bisa menyakitkan dan dapat merusak organ di dalam tubuh.

2. Laki-laki yang mematahkan penisnya sendiri
Sebuah kasus di Nigeria dilaporkan seorang laki-laki yang mematahkan penisnya sendiri saat sedang melakukan masturbasi. Ia memegang pangkal penis dengan ibu jari, telunjuk dan jari tengah kirinya, kemudian memutar penis ke arah tangan kanan.

Kemudian ia mendengar suara 'klik' yang diikuti oleh rasa sakit dan menyebabkan penisnya patah. Tapi ia termasuk beruntung karena masih bisa melakukan ereksi 5 hari setelah operasi.

Dr Moul mengungkapkan bahwa teknik yang dilakukannya terlalu ekstrem, karena seseorang tidak akan mungkin mematahkan penisnya jika melakukan masturbasi sesuai standar.

3. Laki-laki yang meninggal akibat masturbasi
Seorang laki-laki dikabarkan meninggal selama masturbasi, hal ini karena polisi menemukan sebuah tali di leher dan alat kelaminnya. Kondisi ini kemungkinan karena ia mempraktekkan metode seks gila yang berisiko mengancam jiwa seperti autoerotic asphyxiation (membatasi oksigen ke otak selama seks).

Hal ini biasanya ditemukan saat masturbasi, seseorang mencekik atau merasakan sesak napas untuk meningkatkan kesenangan dan menciptakan suatu euforia. Tapi tanpa disadari kondisi ini bisa membuat dirinya meninggal.

(ver/ir)

sumber : detik.com

Riset: Stres Hilang Berkat Kehadiran Sahabat

Apakah Anda punya sahabat? Menurut riset yang dilakukan di Amerika Serikat, kehadiran sahabat terbukti menurunkan level stres seseorang.

Penelitian tersebut dilakukan oleh tim dari Cincinnati Children’s Hospital Medical Centre. Dalam penelitian itu, 100 anak berusia 10-12 tahun dilibatkan.

Ratusan anak itu diminta mengisi diara lima kali sehari selama empat hari masa sekolah. Mereka kemudian diminta memberikan skor tentang perasaan mereka selama 20 menit terakhir.

Para responden anak-anak itu juga ditanya apakah mereka sendirian atau bersama orangtua, saudara kandung, sahabat, pacar, teman sekelas, guru, orang asing atau orang-orang lainnya. 100 responden tersebut kemudian diminta contoh air liurnya untuk mengukur tingkat hormon stres, kortisol.

Dari penelitian itu ditemukan, kehadiran sahabat, terbukti mampu membuat responden melalui masa-masa yang tidak menyenangkan. Sahabat membuat produksi hormon kortisol para responden itu menurun. Sementara saat para responden itu meghadapi masa stres dan tidak ada sahabat untuk berbagi, produksi hormon kortisolnya naik.

Meskipun penelitian ini dilakukan pada anak-anak, para peneliti mengatakan penelitian mereka juga bisa berlaku pada orang dewasa. "Salah satu penemuan menarik dalam penelitian ini adalah bukan hanya teman biasa, tapi sahabat," ujar pimpinan penelitian tersebut Ryan Adams yang merupakan asisten profesor di Cincinnati Children’s Hospital Medical Centre.

(eny/eny)

sumber : wolipop.com

Kamis, 22 September 2011

Antre dan Menunggu Jawaban Call Center Buruk Bagi Kesehatan

Manusia saat ini hidup dalam zaman dimana waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Tak heran menunggu dalam antrean yang lama atau menanti jawaban dari call center bisa membuatnya stres yang memicu gangguan kesehatan.
Menunggu bukan hanya pekerjaan yang membosankan, tapi juga tidak menyehatkan. Ketika sedang menunggu, gejala-gejala seperti detak jantung yang berdegup kencang dapat berkembang menjadi gejala kecemasan kronis dan menyebabkan tekanan darah tinggi.

Bahkan, menunggu jawaban operator telepon call center lebih dari 5 menit 58 detik saja bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

Peneliti menemukan tingkat stres dan tekanan darah penelepon meningkat sangat tinggi karena frustrasi terlalu lama menunggu. Peneliti menemukan bahwa lebih dari setengah orang Inggris menjadi kesal ketika menunggu jawaban operator call center dalam satu bulan terakhir.

Survei yang dilakukan SIM-only Mobile Network Giffgaff mencatat lamanya waktu menunggu sebelum seseorang menunjukkan tanda-tanda stres bervariasi, namun rata-rata berkisar 7 menit 18 detik.

Konsumen bisa bertahan hingga 5 menit 58 detik untuk menunggu jawaban call center, 6 menit 32 detik di kasir supermarket dan 10 menit 57 detik untuk transportasi umum. Toleransi lama menunggu meningkat menjadi 13 menit ketika mengantri di restoran.

Jajak pendapat itu dilakukan pada pada 2.054 orang dewasa ini yang menunjukkan bahwa 64 persen responden mengatakan bahwa komplain atau keluhannya justru meningkat setelah mendengar nada musik yang nampaknya diputar untuk menenangkan penelepon. Musik yang diikuti lagu-lagu klasik dan suara-suara alam ini justru dianggap mengganggu.

Sebanyak 19 persen di antara responden kemudian merasa marah dan 16 persen lainnya merasa tidak dihargai. Empat dari lima orang penelpon menjadi begitu frustrasi sehingga menutup teleponnya.

Pakar stres Dr Roger Henderson mengatakan bahwa gejala-gejala stres yang disebabkan karena menunggu antrean termasuk detak jantung berdegup kencang, telapak tangan berkeringat dan sakit kepala.

Kondisi tersebut dapat berkembang menjadi lebih serius menjadi kecemasan kronis, gangguan lambung dan usus, atau bahkan merusak hubungan dengan orang lain.

"Kita hidup dalam zaman di mana waktu adalah komoditas yang paling berharga dari semua. Penelitian ini menemukan meningkatnya keengganan orang untuk menunggu dalam antrean," kata Dr Henderson seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (23/9/2011).

Ia menyebut fenomena ini dengan 'keserakahan kecepatan', yang mencerminkan permintaan terhadap kepuasan instan dan akses terhadap informasi dan layanan.

"Ini merupakan sifat manusia yang jarang puas dengan apa yang dimiliki dalam hidup. Jika tidak mendapatkan layanan dengan cepat, tingkat stres ikut meningkat cepat," ujar Dr Henderson.

Tidak hanya buruk bagi kesehatan pelanggan, membuat konsumen menunggu terlalu lama juga berakibat terhadap reputasi perusahaan juga. Hampir 70 persen responden mengatakan bahwa kesan mereka terhadap perusahaan yang membuat konsumen menunggu lama dianggap perusahaan yang rusak secara permanen.

Separuh responden kemudian menyarankan keluarga dan teman-temannya untuk tidak menggunakan perusahaan atau layanan tersebut. Seperempat diantaranya bahkan memutusakan untuk tidak menggunakan lagi jasa atau layanan perusahaan tersebut. Jajak pendapat ini diselenggarakan oleh SIM-only Mobile Network Giffgaff.

"Enam menit menunggu jawaban call center sudah cukup untuk membuat darah siapapun mendidih, terutama jika tidak mendapatkan jawaban yang menyenangkan," kata Robbie Hearn dari Giffgaff. Pada tahun 2011, staf call center Giffgaff kewalahan dengan jumlah telepon yang masuk.

(ir/ir)

Jumat, 16 September 2011

Ingin Sehat & Bahagia? Bangunlah Lebih Pagi

Memiliki tubuh yang sehat bukan berarti harus mengonsumsi vitamin mahal dan makanan organik. Menurut penelitian, hanya dengan bangun pagi Anda bisa lebih sehat dan bahagia pada keesokan harinya.

Roehampton University melakukan penelitian yang melibatkan 1.100 pria dan wanita. Dalam penelitian tersebut, peneliti menanyai kebiasaan tidur dan riwayat kesehatan mereka.

Sebanyak 13 persen dari mereka merupakan orang yang gemar bangun sebelum pukul 7 pagi selama hari kerja dan pada akhir pekan mereka tetap tak mau bangun siang. Sedangkan 6 persen dari mereka merupakan orang yang bangun tidur sebelum pukul 9 pagi dan tidur pada hari Sabtu dan Minggu. Sisanya, 81 persen responden yang melakukan keduanya.

Hasil penelitian mengungkapkan, bahwa orang yang bangun lebih pagi cenderung lebih sehat ketimbang mereka yang bangun siang hari. Selain itu, peneliti mengatakan bahwa bangun pagi juga membuat orang terhindar dari depresi dan kecemasan.

Mereka yang bangun pagi tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sarapan. Menurut konferensi British Psychological Society, sarapan yang selalu dikaitkan dengan kelangsingan, terbukti berpengaruh pada kestabilan berat badan seseorang.

Peneliti Dr Jorge Huber mengatakan, "Efeknya termasuk kecil. Dalam pekerjaan atau situasi tertentu, tidur larut malam memang lebih menguntungkan bagi beberapa orang. Tetapi hasil tersebut sangat signifikan secara statistik."

"Jika Anda adalah tipe orang yang tidur larut malam, tidak lantas membuat Anda jadi orang yang sengsara. Tapi pasti ada perbedaannya (antara tidur lebih awal atau larut malam)," tutupnya.(eya/kik)

sumber : wolipop.com